Berita

Net

Hukum

Periksa Saefullah, KPK Buka Penyelidikan Baru Skandal Reklamasi

JUMAT, 27 OKTOBER 2017 | 20:36 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi kembali membuka penyelidikan baru dalam perkara suap proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Terlihat dengan pemeriksaan saksi yang dilakukan hari ini, Jumat (27/10). Penyidik melakukan pemeriksaan terhadap Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah.

Kepada wartawan, Saefullah menunjukkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor Sprin Lidik-75/01/07/2017 tertanggal 25 Juli 2017. Dalam surat itu tertulis bahwa dirinya dimintai keterangan terkait tindak pidana korupsi yang melibatkan suatu korporasi.


"(Diperiksa) buat korporasi," kata Saefullah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Dia menyampaikan bahwa dalam surat panggilan pemeriksaan tidak ada nama tersangka yang dimaksud.

"Tidak ada, belum ada," jelas Saefullah sambil menunjukan surat panggilan kepada wartawan.

Pihak swasta yang terlibat dalam kasus itu sendiri adalah PT APL. Salah satu karyawan PT APL Trinanda Prihantoro bahkan telah menjadi terpidana dan menjalani hukumannya di Lapas Sukamiskin..

Dalam pemeriksaannya, Saefullah mengaku lebih spesifik dimintai keterangan terkait pembangunan Pulau G di Teluk Jakarta.

"Lebih fokus di Pulau G," katanya.

Dalam kasus itu KPK telah menetapkan tiga tersangka yakni Ketua Komisi D DPRD DKI M. Sanusi, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja, dan Personal Assistant PT APL Trinanda Prihantoro. Ketiganya telah divonis Pengadilan Tipikor Jakarta dan menjalani masa tahanan. [wah] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya