Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Subianto Cidera Di Proyek Reklamasi

RABU, 25 OKTOBER 2017 | 12:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pertemuan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan para bos-bos pengembang proyek rekmasi Jakarta sangat melukai rakyat.

Apalagi dalam pertemuan yang dilakukan pada Agustus 2017 itu, Prabowo mengajak Anies Baswedan yang berstatus sebagai gubernur DKI Jakarta terpilih.

Partai Gerindra dan PKS adalah partai pengusung Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta 2017.


"Pertemuan itu menciderai Prabowo sendiri," kata Ketua Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah (AFEB PTM) Dr. Mukhaer Pakkanna kepada redaksi, Senin (24/10).

Jelas Mukhaer, Prabowo tidak tepat menerima para pengembang pulau reklamasi di tengah sikap dan janji Anies-Sandi yang akan menghentikan mega proyek tersebut.

Harusnya lanjut dia, Prabowo tidak melakukan blunder politik yang bisa menguras elektabilitasnya jelang Pilpres 2019.

"Mengambil hati rakyat saja, selesai. Dengan menerima pengembang, publik beranggapan apa bedanya Prabowo dengan Luhut?" ujar Mukhaer.

Untuk itu, wakil ketua MEK PP Muhammadiyah ini meminta Prabowo dan Gerindra harus menyampaikan kepada publik apa isi dari pertemuan tersebut.

"Ayo, buka saja semua, jangan ada yang diumpetin," tukas Mukhaer. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya