Berita

Foto/RMOL Sumut

Nusantara

Pemkot Medan Kebut Pembangunan Jalan Setelah Dikritik Presiden

RABU, 25 OKTOBER 2017 | 07:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan mulai membenahi Jalan Mahkamah, di Kelurahan Mesjid, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara.

Jalan ini merupakan satu dari sekian ruas jalan rusak yang dikritik oleh Presiden Joko Widodo usai melewatinya beberapa waktu lalu saat kunjungan kerja di Sumut.

Saat ini jalan tersebut sedang dalam tahap pembetonan. Setengah dari ruas jalan tersebut saat ini ditutup sembari menunggu beton yang dituang mengeras sehingga dapat dilalui oleh kendaraan. Disisi lain, alat berat dan kendaraan milik Dinas PU juga masih terlihat terus keluar masuk ke lokasi sembari membawa material untuk perbaikan jalan tersebut.


Pengerjaan ini berlangsung setelah beberapa waktu lalu Walikota Medan Dzulmi Eldin langsung meninjaunya, Rabu (18/10). Saat itu, Eldin langsung meminta agar dinas PU melakukan perbaikan.

"Selama ini perbaikan jalan di sini dilakukan dengan pengaspalan (hotmix) namun hasilnya tidak tahan lama. Untuk itu kita ambil kebijakan bahwa dilakukan pembetonan jalan untuk hasil yang lebih baik dan tahan lama dengan panjang 250 m dan lebar 8 meter," ujar Eldin dilansir dari RMOL Sumut, Rabu (25/10).

Ditambahkan Walikota, pembetonan Jalan Mahkamah selanjutnya akan diikuti dengan pembenahan drainase dan trotoar jalan. Untuk itu Walikota meminta kepada pengusaha bengkel dan las yang ada di kawasan tersebut untuk dapat kooperatif mendukung program pembangunan Pemkot Medan dengan segera memindahkan material pipa dan batang besi miliknya yang ada di atas trotoar dan badan jalan.

Kadis PU Khairul Syahnan mengatakan pihaknya melakukan pembetonan jalan sepanjang 250 m dan lebar 8 dengan terlebih dahulu dilakukan penimbunan tanah yang berlobang dijalan tersebut untuk kemudian dilakukan pembetonan oleh timnya.

Selain itu pihaknya juga akan mengaktifkan kembali saluran drainase yang ditemukan terputus selama ini karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam merawat drainase sehingga seringkali menjadi sasaran genangan air ketika diguyur hujan karena drainase yang ada sudah tidak berfungsi lagi. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya