Berita

Arung Jeram Ancol/net

Hukum

Direksi Dan Pengelola Wahana Ancol Harus Dievaluasi!

RABU, 25 OKTOBER 2017 | 05:02 WIB | LAPORAN:

Anggota DPRD DKI Jakarta, Tubagus Arief menyayangkan atas musibah terbaliknya perahu arum jeram di Dunia Fantasi Taman Impian Jaya Ancol, sehingga lima pengunjung dilarikan ke RS. Dikatakan Tubagus, seharusnya sebelum dioperasikan, pihak manajemen sudah dapat memastikan keselamatan bagi para pengunjung.

"Memang ini kan accident, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, seharusnya pihak pengelola sudah dapat memastikan keselamatan bagi pengunjung sebelum diopersionalkan," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (24/10).

Semisal kata Tubagus, ketika suatu kendaraan transportasi ketika ingin dioperasionalkan, maka terlebih dahulu menjalani uji kelaikan kendaraan.


"Harusnya maintenance melakukan pengecekan kelaiakan wahana terlebih dahulu. Supaya tidak terjadi lagi, Kan bukan Arum jeram saja, masih ada kora-kora, halilintar dan lain-lain. Sebagai contoh sarana transportasi saja, harus menjalani uji kelaikan," tuturnya.

Bahkan politisi dari Kebon Sirih ini, meminta agar dilakukan evaluasi manajemen Taman impian Jaya Ancol.

"Harus ada evaluasi," tukas Tubagus.

Dihubungi secara terpisah, anggota DPRD DKI Jakarta Prabowo Soenirman menegaskan pihaknya akan memanggil direksi Ancol untuk menjelaskan kronologis lengkap serta proses pengelolaan dan pemeliharaan wahana.

"Soalnya dulu sudah pernah kita panggil direksinya, cuma mereka bilang tidak ada masalah. Jadi ini akan kita panggil lagi," tegas politisi Gerindra itu.

Sebelumnya diberitakan, Lima pengunjung Taman Impian Jaya Ancol terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Mereka menjalani perawatan usai wahana perahu arum jeram yang mereka naiki terbalik."Korban sudah dievakuasi ke RS terdekat, tidak ada korban jiwa dan semua korban dalam pemulihan," ujar Coorporate Comunication PT. Pembangunan Jaya, Rika Lestari kepada Kantor Berita RMOL Jakarta, Minggu (22/10).

Korban bernama M Risma Saputra (20), Dimas Wildana Putra, M.Satio (45), Selvi Yuliani (25), dan Cut Meutia Azuenda. Peristiwa nahas tersebut terjadi pukul 15.30 WIB.

Perahu terbalik saat terkena ombak. Karena mengenakan sabuk pengaman yang menempel ke perahu, para korban sempat membentur bagian bawah wahana dan air kolam masuk ke dalam mulut.

Terkait kejadian ini Rika mengungkapkan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian.

"Lebih lanjut kami telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian," ungkapnya.[san]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya