Berita

Azmin Aulia (baju batik) di KPK/RMOL

Hukum

Adik Gamawan Fauzi Diperiksa Kembali Di KPK

SELASA, 24 OKTOBER 2017 | 11:58 WIB | LAPORAN:

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Azmin Aulia yang merupakan adik kandung mantan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi terkait penyidikan kasus kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) dengan tersangka Anang Sugiana.

Selain Azmin KPK juga memanggil tiga saksi lain, di antaranya mantan anggota DPR, Mirwan Amir;  staff Fraksi Partai Demokrat, Eva Ompita Soraya; dan anggota DPRD, Yultekhnil.

"Hari ini penyidik memanggil empat orang saksi terkait kasus korupsi KTP elektronik dengan tersangka ASS," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (24/10).


Sekitar pukul 10.25 WIB, Azmin telah duduk di ruang tunggu pemeriksaan di lobi KPK. Ia yang mengenakan kemeja batik coklat terlihat memegang selembar surat. Tak sampai sepuluh menit, Direktur PT Gajendra Adhi Sakti itu diarahkan petugas KPK untuk naik ke ruang pemeriksaan.

Azmin juga pernah bersaksi di persidangan kasus KTP-el dengan tersangka Irman dan Sugiharto pada 18 Mei 2017 lalu. Saat bersaksi, Azmin membenarkan pernyataan jaksa bahwa ia pernah membeli aset dari Dirut PT Sandipala Arthaputra Paulus Tannos, anggota konsorsium PNRI yang menang tender dalam proyek KTP-el.

Meski begitu, Azmin membantah kalau pembelian aset itu terkait dengan proyek e-KTP.

Nama Azmin Aulia juga terdapat pada surat dakwaan Irman Sugiharto yang menyebut bahwa ia pernah memberi uang 2,5 juta dolar AS kepada Gamawan. Uang itu diduga berasal dari pengusaha Andi Agustinus, terdakwa korupsi e-KTP, agar Gamawan memperlancar proses pemenangan lelang.[wid]  

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya