Berita

Jhon Halasan Butarbutar/net

Hukum

Ketua Majelis Kasus E-KTP Dimutasi, Ini Tanggapan KPK

SENIN, 23 OKTOBER 2017 | 18:53 WIB | LAPORAN:

Ketua Majelis sidang kasus korupsi E-KTP, Jhon Halasan Butarbutar, dipromosikan menjadi hakim tinggi di Pengadilan Tinggi (PT) Pontianak, Kalimantan Barat.

KPK yang mendengar kabar itu hanya berharap proses promosi dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi sang hakim.

"Proses promosi dan mutasi itu kan tergantung hakim. Harapan kami sederhana saja, proses promosi dan mutasi itu dilakukan memang untuk apresiasi atas prestasi dari hakim tersebut. Mutasi di sebuah institusi itu kan hal yang wajar," kata jurubicara KPK, Febri Diansyah, kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (23/10).


Jhon Halasan telah menjadi Ketua Majelis kasus E-KTP sejak persidangan perdana dengan terdakwa Irman dan Sugiharto. Jhon menjatuhi hukuman 7 tahun dan denda Rp 500 juta subsaider kurungan 6 bulan kepada Irman. Sedangkan Sugiharto divonis 5 tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsider 5 bulan kurungan.

Sementara terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong masih menjalani proses sidang dengan pemeriksaan sejumlah saksi.

Terlepas dari mutasi tersebut, KPK berharap penanganan kasus E-KTP bisa tetap lancar terutama di peradilannya.

"Memang akan ada diskusi, apakah tepat hakim menangani perkara yang sama sebelumnya atau tidak. Tapi saat ini KPK fokus pada penanganan perkara yang sudah masuk persidangan. Kami berharap ada dukungan semua pihak untuk penuntasan kasus E-KTP," kata Febri. [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya