Berita

Jasriadi/net

Hukum

Jasriadi Akan Ditahan Untuk Kasus Kedua

SENIN, 23 OKTOBER 2017 | 15:32 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pemeriksaan terhadap salahpimpinan jaringan penyebar ujaran kebencian Saracen, Jasriadi, masih dilakukan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Berkas pemeriksaan Jasriadi akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Pekanbaru, Riau, bila telah lengkap alias P21.

"Nanti kami repot kalau ada pemeriksaan penyidikan kasus yang lain," terang Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Irwan Anwar, Senin (23/10)


Tapi, Irwan enggan menjelaskan secara rinci kasus apa saja yang menjerat Jasriadi selain kasus ujaran kebencian.

Dalam catatan redaksi, pada September lalu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul, sempat mengatakan bahwa Jasriadi pernah meretas akun grup Facebook seseorang. Kasus itu pernah dilaporkan korban ke Polresta Depok.

"Nantilah, ceritanya panjang," kata Irwan singkat.

Karena itu, penyidik akan menghabiskan massa penahanan 120 hari terhadap Jasriadi sejak dirinya ditetapkan sebagai tersangka

"Setelah itu dia ditangguhkan, selanjutnya ditahan dalam kasus yang lain untuk melaksanakan peroses penyidikan terhadap kasus yang kedua," jelas perwira berpangkat melati tiga itu.

Dalam mengungkap kasus ujaran kebencian jaringan Saracen, sejauh ini Bareskrim Polri telah merampungkan berkas tiga orang tersangka yaitu Faisal Tonong, M Abdulah Hartono alias (MAH), dan Sri Rahayu. [ald]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya