Berita

Foto/Net

Dunia

4 Kapal Perang India Singgahi Tanjung Priok

SENIN, 23 OKTOBER 2017 | 09:34 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Bukti kedekatan Indonesia-India di sektor keamanan maritim bisa dilihat dengan rutinnya kunjungan kapal India ke Indonesia.

Pada 18-22 Oktober lalu, empat kapal perang India ber­labuh di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

Kali ini yang berkunjung ada­lah INSTir, INSSujata, ICGS Sarathi dan INS Sudarshini. Dalam kunjungan lima hari ini para personel kapal melaku­kan latihan bersama Angkatan Laut Indonesia. Mereka juga melakukan kegiatan pertand­ingan persahabatan, pertukaran pengalaman dan pengetahuan hingga melakukan tur kapal.


"Kunjungan kami merupa­kan upaya untuk memperkuat kerja sama kedua negara. Kami datang untuk berkolab­orasi dengan Angkatan Laut Indonesia dalam melakukan pengawasan, kontrol per­batasan, dan keamanan mar­itim untuk menjaga stabilitas di kawasan," papar Koman­dan India Navy Southern Na­val Command, ARKarve, saat menerima awak media di INSTir, Jumat petang (20/10).

"Tugas kami khusus men­gatasi ancaman perompakan dan illegal fishing. Kami den­gar masalah illegal fishing juga menjadi masalah di In­donesia. Kami siap bertukar ilmu," ujar Karve.

Sedangkan Duta Besar India untuk Indonesia Kumar Rawat mengatakan, kunjungan kapal AL India ke Indonesia juga menandai kentalnya hubungan diplomasi, kemaritiman, dan pemerintahan kedua negara yang telah terjalin sejak lama.

"Kedatangan kapal ini mer­upakan sebuah ajang untuk saling memahami satu sama lain, bukan hanya soal mili­ter namun tentang hubungan antara masyarakat kedua negara,"jelas Dubes Rawat.

"Kunjungan dan pertemuan ini dapat menjadi ajang pertu­karan pengalaman serta nilai-nilai positif lain bagi perwira dan personel AL kedua negara. Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk men­ingkatkan kepercayaan kedua AL," kata Komandan Sekolah Staf dan Komando AL, Lak­samana Muda Arusukmono Indra Sucahyo. ***

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya