Berita

Xi Jinping/net

Dunia

Perdana Ke Asia, Trump Akan Memohon Pada Xi Jinping

SABTU, 21 OKTOBER 2017 | 15:04 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, diyakini bakal memohon kepada Presiden China, Xi Jinping, dalam pertemuan mereka bulan depan di Beijing.

Reuters melaporkan sebuah bocoran dari dalam pemerintahan Trump, menyebut ia akan meminta China berbuat lebih banyak untuk mengendalikan Korea Utara.

Trump juga disebut yakin bahwa konsolidasi kekuasaan yang dilakukan Xi Jinping akan memberi wewenang lebih untuk mempengaruhi Korea Utara.


Trump dijadwalkan melakukan perjalanan ke Jepang, Korea Selatan, China, Vietnam dan Filipina, mulai 3 November mendatang. Ini akan menjadi perjalanan pertamanya di Asia sejak berkuasa pada bulan Januari lalu. Prioritas utama perjalanan itu dipastikan untuk mengatasi kebuntuan dialog dengan Korea Utara.

Kongres Partai Komunis yang berlangsung pekan ini diperkirakan berujung pada konsolidas kekuasaan Xi dan berpotensi mempertahankan kekuasaannya sampai 2022. Trump percaya bahwa Xi seharusnya lebih memiliki pengaruh untuk menangani masalah Korea Utara.

Trump ingin mendapatkan kerjasama yang serius dari China dalam membujuk Pyongyang atau membantu AS memberi sanksi kepada negara itu sehingga pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, tidak memiliki pilihan selain menghentikan program nuklirnya.

Trump sendiri belakangan ini melontarkan banyak pujian kepada Xi, dengan harapan mendapatkan kerjasama China. Dia juga telah menahan diri dari tindakan keras yang menyinggung China.

Dalam sebuah wawancara dengan Fox Business Network, Trump mengatakan bahwa dia ingin menjaga hal-hal tetap baik dengan Xi Jinping sampai Kongres Partai Komunis menyelesaikan agendanya.

"Saya yakin dia (Xi) punya kekuatan untuk melakukan sesuatu yang sangat penting sehubungan dengan Korea Utara. Kita akan lihat apa yang terjadi. Kami sangat siap," kata Trump dalam wawancara itu. [ald]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya