Berita

Jokowi memimpin rapat kabinet

Hukum

Jokowi Sudah Tahu Cara Awasi Densus Tipikor?

SABTU, 21 OKTOBER 2017 | 13:30 WIB | LAPORAN:

Pembentukan Detasemen Khusus Anti Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) oleh Polri harus diikuti dengan mekanisme pengawasan oleh pihak lain.

Ahli hukum tata negara, Margarito Kamis, berharap Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian bisa menjelaskan soal itu.

"Saya tidak tahu bagaimana bayangan mereka mengenai cara mengendalikan tim ini. Itu soal besar dan belum terlihat sampai sekarang," kata Margarito Kamis usai diskusi "Perlukah Densus Tipikor?" di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/10).


"Kapolri tentu saja mesti jelaskan bagaimana pengawasan terhadap mereka (Densus Tipikor), dan sejauh ini kita kan belum lihat skema kerja dari mereka," tambahnya.

Ia menilai Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) tidak bisa diandalkan untuk sekaligus mengawasi Densus Tipikor.

"Jangan Anda bayangkan Kompolnas menjadi pengawas Densus Tipikor. Bagaimana ceritanya mereka yang cuma berapa orang mengawasi Densus yang ada di Jakarta sampai di Papua sana," ujarnya.

Tentang urgensi DPR RI dan pemerintah membentuk Badan Pengawas Densus Tipikor Polri, doktor hukum asa Ternate ini menjawab diplomatis.

"Ini problem-problem yang perlu dipikirkan oleh Komisi III (DPR RI) sebagai orang pertama yang menggagas ini," tunjuk Margarito.

Lanjut Margarito, jika pembentukan Densus Tipikor Polri disetujui oleh pemerintah, maka Presiden RI harus mengeluarkan setidaknya Keputusan Presiden (Keppres).

"Kalau sampai jadi, harus ada Keppres. Tidak bisa tidak. Dan karena ada Keppres, maka presiden yang mesti berpikir mengenai bagaimana bentuk organ ini, seberapa jauh jangkauannya, bagaimana pengawasannya, itu sepenuhnya ada di presiden," terangnya. [ald]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya