Berita

Hukum

Sugiharto Galak, Alasan Drajat Terima 40 Ribu Dolar AS

SABTU, 21 OKTOBER 2017 | 01:48 WIB | LAPORAN:

Ketua Panitia Pengadaan proyek KTP-el, Drajat Wisnu Setyawan mengaku pernah menerima uang dari terdakwa Sugiharto.

Drajat mengaku menerima uang 40 ribu dolar AS sekitar tahun 2012 atau 2013. Tepatnya saat Sugiharto masih menjabat sebagai Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri, sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam proyek KTP-el.

"Iya betul yang mulia," akunya kepada Ketua Majelis Hakim Jhon Halasan Butar Butar saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (20/10).


Drajat menyesal atas perbuatannya tersebut. Drajat juga mengaku stres setiap menghadapi penyidikan. Terlebih, keluarganya juga menjadi korban.

"Keluarga saya sangat terganggu sekali. Kalau tidak kuat doa, kami bisa depresi," terangnya dengan nada gemetar.

Lebih jauh, Drajat buka-bukaan mengenai alasan dirinya terpaksa menerima uang tersebut dari Sugiharto.

"Kalau boleh menyesal seharusnya saya enggak mau saat itu. Tapi kondisinya Pak Dirjen dan Pak Sugiharto, mohon maaf ini agak sedikit pribadi, galak sekali," ungkapnya sembari menyebut bahwa uang itu sudah dikembalikan ke KPK. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya