Berita

Net

Hukum

Kapolri Beri Sanksi Tegas Jajaran Yang Selewengkan Dana Desa

JUMAT, 20 OKTOBER 2017 | 14:40 WIB | LAPORAN:

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan sanksi tegas kepada jajarannya yang terlibat penyelewengan dana desa. Sanksi yang disiapkan berupa pemecatan hingga pidana.
 
"Ada punishment berat kalau ikutan cawe-cawe dana desa buat bagi-bagi, apalagi maksa kepala desa. Akan saya pidanakan, bukan hanya teguran karena polri juga ada kewenangan pidana umum," ujarnya usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pencegahan, pengawasan dan penanganan permasalahan dana desa bersama Mendagri Tjahjo Kumolo dan Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo di Mabes Polri, Jakarta (Jumat, 20/10).
 
Tito mengatakan, program dana desa merupakan gagasan unggulan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Program yang juga bersifat mulia dan positif karena bermuara pada pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.


"Kami tanggung jawab sesuai kewenangan kami. Seluruh jajarannya yang motong dan minta-minta (dana desa), karirnya berhenti," katanya.

Dia pun membagi tugas kepada seluruh jajaran dalam membantu pengelolaan dana desa. Di tingkat Mabes Polri akan dikordinir langsung oleh Kepala Koordinator Bina Masyarakat (Binmas) Irjen Arkian Lubis. Tingkat Polda akan dipimpin direktrur Binmas dan dibantu propam. Kemudian di tingkat Polres akan dipegang oleh kasat binmas dan seksi propam. Evaluasi kinerja akan dilakukan secara rutin tiap tiga bulan.

"Akan lakukan evaluasi bulan Desember, evaluasi pertama untuk anggaran tahun 2017. Lalu untuk anggaran tahun 2018 selama periode per tiga bulan kami adakan evaluasi," jelas Tito. [wah] 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya