Berita

Politik

Pembangunan Infrastruktur Salah Satu Keberhasilan Jokowi

JUMAT, 20 OKTOBER 2017 | 05:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Hari ini 20 Oktober 2017 pemerintahan Jokowi-JK genap berusia tiga tahun. Selama tiga tahun ada beberapa kebijakan yang sudah berhasil dan ada pula yang belum dilaksanakan.

"Ada beberapa hal ada yang sudah diperbuat. Di tahun ketiga sudah mulai terasa program pembangunan yang dilakukan," kata peneliti Indonesia Public Institute, Karyono Wibowo.

Demikian disampaikan Karyodo di acara focus group discussion (FGD) dan deklarasi Barisan Mahasiswa Nusantara (BMN) oleh sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi kepemudaan bertajuk "Tantangan Kinerja Tiga Tahun Pemerintah" di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta, Kamis (19/10).


Menurut Karyono, tahun pertama Jokowi melakukan peletakan dasar regulasi, tahun kedua percepatan membangun dan tahun ketiga sudah ada beberapa hasil pembangunan yang sudah dirasakan.

"Tentu saja ada beberapa pro kontra dalam politik. Sebagai pemikir dan generasi penerus bangsa tidak boleh melihat sesuatu dengan kacamata kuda, boleh bersuara terhadap kebijakan yang sedang berjalan tetapi dengan penilaian secara objektif dan didasari oleh data dan fakta," ujarnya.

Oleh karena itu Karyono menyarankan kepada mahasiswa dan pemuda, jangan melakukan penilaian sebuah kebijakan seperti yang dilakukan oleh para politisi. Sebab kata dia, ada beberapa capaian pemerintah terutama soal pembangunan infrastruktur dan pemerataan pembangunan.

Selain Karyono Wibowo, hadir juga dalam acara itu dosen FISIP Uhamka yang juga Ketum Fornas Bhinneka Tunggal Ika, Dr. Syaiful Rohim. Syaiful mengatakan bahwa satu aspek pembangunan infrastruktur akan dirasakan oleh masyarakat, masyarakat tidak menginginkan proses pembangunan tidak terlalu lama, ini yang menjadi catatan penting.

Terkait masalah politik, menurut Syaiful, lawan politik akan selalu mencari celah untuk menjatuhkan. Ini PR  pemerintah memberikan satu keteduhan dalam politik, isu-isu sensitif yang ada harus segera dihentikan. Termasuk politisi harus menunjukan kedewasaan dalam berpolitik.

"Mari kita bangun kesadaran politik. Harus ada kedewasaaan politik demi negara Republik Indonesia. Dan kalin (mahasiswa dan pemuda) harus tetap berkarya karena kalian adalah yang memimpin bangsa ini kedepannya," pesan Syaiful. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya