Berita

Foto: Humas Pertamina

Bisnis

Seluruh SPBU Pertamina Layani Visa

KAMIS, 19 OKTOBER 2017 | 10:24 WIB

Untuk menjawab tuntutan pasar dan menyukseskan program cashless society, mulai Oktober ini SPBU Pertamina di seluruh Indonesia menyediakan pelayanan pembayaran non tunai dengan menggunakan kartu berlogo Visa maupun melalui digital.

Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama oleh Vice President Retail Fuel Marketing PT Pertamina (Persero) Jumali dan Presiden Direktur PT. Visa Worldwide Indonesia Harianto Gunawan, di Plataran Menteng Jakarta, dua pekan lalu.

Dalan kesempatan tersebut, Jumali mengatakan, Pertamina sebagai produsen
bahan bakar terbesar yang memiliki jaringan distribusi dan retail di seluruh Indonesia berupaya meningkatkan layanan kepada konsumen dengan menghadirkan fasilitas transaksi pembayaran non tunai bagi konsumen setia Pertamina.

bahan bakar terbesar yang memiliki jaringan distribusi dan retail di seluruh Indonesia berupaya meningkatkan layanan kepada konsumen dengan menghadirkan fasilitas transaksi pembayaran non tunai bagi konsumen setia Pertamina.

"Terjalinnya kerja sama dengan Visa ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan bagi pengemudi kendaraan bermotor di Indonesia yang semakin maju," ujarnya.

Harianto Gunawan juga menyatakan hal yang sama. "Kami bangga dapat berkomitmen bersama Pertamina dalam memberikan solusi digital di era milenium ini. Selain untuk
mengurangi penggunaan uang tunai, konsumen akan mendapatkan pengalaman bertransaksi yang lebih di outlet-outlet Pertamina dengan lebih cepat, mudah, nyaman serta aman hanya dengan menggunakan kartu visa," ujarnya.
 
Harianto menambahkan, sebagai strategic partner Pertamina, Visa akan membawa teknologi pembayaran digital termasuk nirkontak dan pembayaran dengan menggunakan ponsel sebagai bagian dari peta perjalanan digital Visa.

"Ini seiring dengan bergesernya tren pembayaran masyarakat di Indonesia,” tukas Harianto.

Selain itu, pembayaran elektronik dapat menciptakan iklim usaha yang lebih stabil dan terbuka. Menurutnya pembayaran elektronik juga membantu meminimalisasi kegiatan ekonomi yang melibatkan uang tunai serta memberikan jaminan pembayaran untuk merchant serta mendorong inklusi keuangan.[wid/***]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya