Berita

Diskusi Menyetop Praktik Koruptif Di Lembaga Peradilan

Hukum

Korupsi Jadi Adat Baru Para Oknum Pejabat

RABU, 18 OKTOBER 2017 | 18:23 WIB | LAPORAN:

Mantan Ketua Komisi Yudisial, Suparman Marzuki menilai tindak pidana korupsi di Indonesia telah menjadi adat baru para oknum pejabat.

Hal tersebut lantaran korupsi terus menerus terjadi meski sudah banyak pejabat yang dibui karena korupsi.

Menurut Suparman, adat merupakan kebiasaan yang berlangsung terus menerus dalam waktu lama. Dampak dari kebiasaan tersebut, masyarakat yang tadinya tidak melakukan tindakan korupsi, akhirnya ikut melakukan.


"Sanksinya anda akan mendapat pelayanan yang lambat, prosedur surat menyurat anda nggak selesai dan kalau berperkara dipengadilan siap sajalah kalah," ujarnya dalam diskusi bertajuk 'Menyetop Praktik Koruptif Di Lembaga Peradilan' di Kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (18/10).

Lebih lanjut, Suparman menilai banyaknya sejumlah aparat hukum yang terlibat korupsi telah membuktikan kurangnya transparansi dalam lembaga pengadilan.

Untuk meminimalisir hal tersbut, perlu diadakan audit putusan perkara. Selain itu penyederhanaan proses administrasi dalam persidangan juga menjadi penting untuk memutus rantai suap di peradilan.

"Memang harus ada kebijakan yang berani mengatasi perkara, saya sudah minta dari dulu untuk lakukan audit terhadap penanganan perkara," tandasnya. [nes]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya