Berita

Bjork/Net

Blitz

Bjork, Dilecehkan Sutradara Denmark

RABU, 18 OKTOBER 2017 | 08:04 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Bjork mengungkap pernah men­jadi korban pelecehan seksual oleh seorang sutradara Denmark. Pengal­aman tak menyenangkan itu terjadi ketika ia terlibat dalam penggarapan film sang sutradara tersebut.

"Aku terinspirasi oleh wanita-wanita di berbagai tempat yang bicara lewat media online, untuk memberitahu tentang pengalamanku dengan seorang sutradara Denmark. Karena aku datang dari sebuah nega­ra yang merupakan salah satu tempat di dunia yang mengakui persamaan gender dan di saat bersamaan, aku datang dari posisi yang kuat di dunia musik dengan kemandirian yang kuat," terang musisi, artis, dan penu­lis lagu hit asal Islandia ini.

Bintang Dancer in the Dark terse­but menambahkan di Facebook, "Sangat jelas bagiku ketika aku masuk ke profesi aktris bahwa penghinaan dan peranku sebagai seseorang yang dilecehkan secara seksual adalah norma dan ditetapkan oleh sutradara dan puluhan staf yang mengizinkan dan mendorongnya."


Dalam cerita panjangnya, Bjork tak menjelaskan pelecehan seksual seperti apa yang ia terima. Pelantun Army of Me dan Its Oh So Quiet ini hanya mengatakan, jika sang sutradara menghukumnya ketika ia menolak menuruti permintaan sang sutradara.

"Ketika aku menolak sutradara berkali-kali, dia merajuk dan men­ghukumku dan membuat sebuah sebuah jaring ilusi mengesankan un­tuk timnya dimana aku diperlihatkan seperti seseorang yang sulit. Karena kekuatanku, timku yang hebat, dan karena aku tidak akan rugi, tidak punya ambisi di dunia akting, aku melangkah pergi dari dunia ini dan menyembuhkan diri selama berta­hun-tahun," jelas Bjork. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya