Berita

Nusantara

AHY Berharap Safari Subuh Di Palembang Terus Berlanjut

SABTU, 14 OKTOBER 2017 | 18:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melaksanakan salat Subuh bersama sekitar 700-an jemaah yang hadir di Masjid Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (13/10). Mengenakan jas hitam dan sarung berwarna ungu, AHY berdiri di saf depan, persis di belakang imam.

Salat Subuh berjamaah ini merupakan bagian dari program Safari Subuh yang dicanangkan Walikota Palembang Harnojoyo sejak Ramadhan tahun 2015. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara pemerintah kota dan masyarakat.
AHY berharap agar program baik seperti ini dapat terus berlanjut di Palembang.

"Harapan saya, kegiatan Safari Subuh ini agar terus berlanjut di Kota Palembang, karena ini akan membangun silaturahim, membangun ukhuwah Islamiyah, hubungan erat antara ulama dan umara, dan tentunya memperkuat kekuatan kita menuju masa depan yang lebih baik lagi," kata AHY dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/10).

"Harapan saya, kegiatan Safari Subuh ini agar terus berlanjut di Kota Palembang, karena ini akan membangun silaturahim, membangun ukhuwah Islamiyah, hubungan erat antara ulama dan umara, dan tentunya memperkuat kekuatan kita menuju masa depan yang lebih baik lagi," kata AHY dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/10).

Tidak lupa AHY mengucapkan rasa terima kasihnya kepada warga Palembang yang dengan hangat menerima kedatangannya. "Terima kasih atas kesempatan yang diberikan, saya hanya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya kepada masyarakat Palembang dan masyarakat Sumatera Selatan yang menerima saya dengan begitu hangat," sebutnya.

Seusai salat, para warga yang berada di parkiran masjid, menyerbu AHY untuk berfoto dengannya. Meskipun gerimis, hal tersebut tidak menyurutkan semangat AHY untuk memenuhi permintaan foto para warga sekitar.

Siang harinya, AHY mendampingi istri Annisa Larasati Pohan, pendiri Yayasan Tunggadewi menghadiri acara Bakti Sosial dengan PAUD (Pendidikan Anak Usia) Teratai Merah di Jalan Sukawimatan, Palembang. Annisa menjelaskan bahwa Yayasan Tunggadewi mengedepankan pemberdayaan wanita dan kesejahteraan anak-anak melalui berbagai program di yayasannya.

Kepada PAUD Teratai Merah, Annisa menyumbangkan peralatan mainan edukasi yang diharapkan dapat membantu menstimulasi otak serta meningkatkan kemampuan motorik para murid.

"Yayasan Tunggadewi sangat peduli dengan perkembangan anak-anak. Saya punya harapan PAUD di seluru Indonesia bisa lebih meningkat lagi. Alat-alat edukasinya lebih baik lagi, pengajarnya pun diberi training gratis sehingga kualitasnya meningkat lagi," Annisa menerangkan.

Meskipun pada awalnya para murid terlihat malu-malu ketika diajak bermain, namun suasana mulai mencair ketika Annisa mengajak AHY dan putrinya, Almira Tunggadewi Yudhoyono berjoget Baby Shark bersama para murid. AHY dengan antusias mengikuti gerakan joget yang di pimpin oleh Annisa.

Hasilnya, tidak hanya murid yang akhirnya mengikuti gerakan-gerakan lucu tersebut, namun para guru pun juga ikut bernyanyi dan berjoget bersama.

AHY selalu mendukung penuh kegiatan Yayasan Tunggadewi. "Saya mendukung penuh Annisa dari awal, karena Yayasan Tunggadewi ini dibangun untuk mensejahterakan kaum perempuan dan anak-anak di Indonesia," terang dia. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya