Berita

Argo Yuwono/Net

Hukum

Polisi Gagalkan Penyelundupan 20 Kilogram Sabu Dari Malaysia

JUMAT, 13 OKTOBER 2017 | 19:54 WIB | LAPORAN:

Polres Metro Pelabuhan Tanjung Priok berhasil menghentikan penyelundupan 20 kilogram sabu dari jaringan internasional di terminal penumpang pelindo II, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menjelaskan penyelundupan barang haram tersebut dilakukan oleh Fitri (31) warga lampung selaku kurir.

Sementara ditempat terpisah, polisi mengamankan Tan Yee Poh alias Aming (47) warga Johor yang diduga sebagai pelaku lain. Aming diamankan di Bandara Soekarno Hatta sebelum terbang ke Malaysia untuk melarikan diri setelah mengetahui Fitri ditangkap petugas.
 

 
Menurut Argo, digagalkannya penyelundupan tersebut dari laporan masyarakat yang membeberkan adanya pengiriman narkotikan jaringan Malaysia melalaui jalur laut.

"Pelaku F (Fitri) ini dibelikan tiket (ke Malaysia) oleh seorang DPO, tapi pulang ke Jakarta melalui kapal," ujar Argo saat jumpa pers di Mapolres Pelabuhan, Jakarta Utara, Jumat (13/10).

lebih lanjut Argo menjelaskan sabu tersebut sengaja disisipkan dengan ikan asin untuk mengelabuhi petugas. Namun lantaran banyaknya petugas pemeriksaan di pintu keluar, diduga Fitri membuang barang tersebut dan ditemukan oleh petugas Pelindo II.

"Barang-barang itu ditinggalkan di dekat tong sampah di terminal kedatangan penumpang. Pelaku sepertinya ketakutan karena merasa tidak aman dengan banyaknya petugas dan alat deteksi sinar x-ray," ujar Argo.

Barang bukti sabu dan pelaku diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok ke tahap penyidikan.

Adapun tersangka lainnya yang masih dalam pengejaran terdapat tiga orang mereka merupakan pengendali jaringan berinisial CSO (warga negara Malaysia), penerima barang berinisial KLN (warga negara Malaysia) dan pemantau atau pengawas CHR dan CRN (keduanya WNI). [nes]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya