Berita

Ganjar Pranowo/RMOL

Hukum

Ganjar: Saya Datang Untuk Buka Tabir Gelap Proyek KTP-El

JUMAT, 13 OKTOBER 2017 | 12:00 WIB | LAPORAN:

Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ganjar Pranowo kembali menegaskan bahwa dia tak pernah menerima uang sepeserpun dari proyek pengadaan e-KTP.

"Saya enggak pernah nerima tuh, enggak pernah terima," katanya Ganjar sesaat sebelum sidang tindak pidana korupsi (Tipikor) kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (13/10).

Dalam persidangan sebelumnya, Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan adanya pemberian uang senilai 1,2 juta dolar AS dari mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto e-KTP untuk anggota Komisi II DPR melalui Miryam S Haryani.


Ganjar juga membantah itu. Politisi PDI Perjuangan ini bahkan menyebut dirinya sempat tiga kali ditawari sejumlah uang oleh Miryam. Namun semuanya ditolak mentah-mentah.

"Enggak (menerima uang e-KTP sepeserpun), kalau itu kamu tinggal baca hasil persidangan yang dulu saja. Pertanyaannya agak usang, kecuali kamu ada yang baru boleh deh saya jawab. Pernah dengar enggak, saya pernah dikasih sama wartawan bocoran yang pemeriksaan Miryam Yani itu saya menolak terus itu tiga kali, waktu dikonfrontasi di KPK sama Bu Yani dikonfrontir, kalau Pak Ganjar enggak dikasih," tegasnya.

Untuk itu, Ganjar menegaskan bahwa kedatangannya dalam sidang Tipikor memiliki niat baik. Yakni membuka tabir gelap proyek yang merugikan uang negara sebesar Rp 2,3 triliun itu.

"Jadi saya akan datang dan siap bantu, yang tidak benar kita bongkar," demikian gubernur Jawa Tengah tersebut.[wid]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya