Berita

Hukum

Bikin Identitas Dari Internet, Petugas PLN Gadungan Tipu 18 Warga

KAMIS, 12 OKTOBER 2017 | 16:56 WIB | LAPORAN:

Dirman (31), petugas PLN gadungan sekaligus tersangka kasus penipuan mengaku tidak memiliki keahlian untuk memasang instalasi listrik. Dalam melancarkan aksinnya, Dirman hanya melakukan survei ke rumah warga yang masih menggunakan kotak KWH meteran pasca bayar.

Saat melakukan survei, Dirman bermodalkan surat perintah penugasan dan kartu identitas karyawan PLN palsu yang dipelajarinya dari internet.

"Dia pelajari lalu dipalsukan. Dia pelajari semua dari situ," kata Kepala Unit Dua Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Indra Ranudikarta di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (12/10).


Menurut Indra, Dirman mematok harga sebesar Rp1,3 juta apabila calon korbannya ingin mengganti dengan  kotak KWH meter pasca bayar atau token. Harga tersebut terdiri dari biaya pemasangan token Rp850 ribu dan uang asuransi sebesar Rp450 ribu.

Meski telah memiliki hitungan pasti, Dirman mengaku tidak mengerti kelistirikan. Dengan modal fotocopi kwitansi pembayaran jasa pemasangan dan kartu indentitas palsu, dirinya telah berhasil mengelabuhi 18 Warga dengan target penipuan dilakukan di kawasan Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

"Saya nggak ngerti listrik, yang penting modal lihat meteran lama aja lalu saya janjikan (ganti kotak KWH meteran baru)," ujar Dirman. [nes]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya