Berita

Rachmawati Soekarnoputri/Net

Politik

Mbak Rachma: Polemik Impor Senjata Harus Diselesaikan Dari Hulu

KAMIS, 12 OKTOBER 2017 | 11:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Politik keamanan menjadi salah satu perhatian serius tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri ketika menjabat sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Politik keamanan terkait pemisahan TNI dan Polri, mengacu pada ketentuan Pasal 30 ayat 3 dan 4 UUD 1945.

"Ketika menjabat wantimpres SBY ada du hal yang menjadi concern saya dalam politik keamanan setelah diamandemennya UUD 1945," ujar Mbak Rachma sapaan akrab putri Bung Karno ini kepada redaksi, Kamis (12/10).


Concern pertama, kedudukan Polri apakah tetap di bawah langsung Presiden atau di bawah Kemendagri. Dan concern kedua, polisi Brimob apakah masih bagian dari matra ABRI atau di luar, berhubung selama ini Brimob sebagai pasukan elite combaten menjadi bahagian dari Polri.

"Dengan adanya polemik impor senjata ilegal oleh institusi Polri maka sudah barang tentu concern saya di atas haruslah menjadi dasar mencari solusi tepat," ucap Mbak Rachma.

Ketua Dewan Pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno ini mengungkapkan, jika TNI-Polri mau menjadi institusi kuat dalam bela negara, lihat dan benahi dulu masalah di hulu baru ke hilir.

"Jika masih dalam kaitan amandemen, ya tentunya Polri tidak bisa disamakan dengan TNI," tukas Mbak Rachma menambahkan. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya