Berita

Pelaku Kericuhan Kantor Kemendagri/RMOL

Hukum

Polisi: Ada Miskomunikasi Antara Menteri Tjahjo Dengan Barisan Merah Putih Tolikara

RABU, 11 OKTOBER 2017 | 22:40 WIB | LAPORAN:

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap 15 orang pelaku yang diduga melakukan penyerangan di gedung Kementerian Dalam Negeri.

"Sedang kita periksa secara intensif, 15 orang lainnya masih pengejaran," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/10).

Argo menjelaskan, pemeriksaan dilakukan untuk mencari tahu peran para pelaku penyerang yang dengan sengaja melakukan pengerusakan di Kantor Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo itu.


"Sedang kita lakukan investigasi dan pendalaman, dilakukan secara profesional ya, kita juga akan memperlakukannya dengan baik," ungkap Argo.

Argo menyebut, dari keterangan yang sudah berhasil didapatkan, sekelompok massa yang menamakan Barisan Merah Putih Tolikara itu tidak membuat unjuk rasa. Bahkan, Argo menyebut mereka sudah dua bulan berada di Kemendagri.

"Dia menjaga jangan sampai ada orang Papua yang datang ke Kemendagri. Mereka sudah dua bulan, kericuhan itu terjadi karena ada miskomunikasi," ucap Argo.

Kesalahan komunikasi yang dimaksud Argo, awalnya para pemuda Papua ingin bertemu dengan Mendagri Tjahjo untuk mengkomunikasikan permasalahan di MK terkait sengketa Pilkada 2017 di Papua. Namun pertemuan itu tidak diindahkan dan berbuntut kericuhan.

Kendati demikian, Argo menuturkan pemeriksaan kepada para pelaku berjalan kooperatif sehingga memudahkan proses pemeriksaan.

"Pelaku sementara ini disangkakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, sejauh ini para pelaku kooperatif," demikian Argo.[san]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya