Berita

Nafa Urbach/Net

Blitz

Pelaku Pedofil, Suka Nafa Dan Anaknya

RABU, 11 OKTOBER 2017 | 10:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Nafa Urbach akhirnya bertemu den­gan tersangka pedofil yang menggoda anaknya, Mikhaela. Nafa pun merasa prihatin melihat identitas tersangka yang masih berusia 19 tahun.

"Saya bersyukur pada hari ini sudah di­tangkap pelakunya. Nggak nyangka umurnya masih 19 tahun. Semoga dengan kejadian ini para orang tua lebih waspada jaga anak. Kar­ena di luaran masih banyak orang jahat," ucap biduan asal Magelang ini di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, kemarin.

Selanjutnya Nafa memaafkan pelaku. Akan tetapi, ia tetap melanjutkan proses hukum yang berlangsung.


"Dia minta maaf, dia menyesal apa yang sudah dia lakukan. Sedihlah, dia nggak tahu bisa sampai kepolisian terus ditahan, iya tadi salaman," cerita Nafa. "Nggak banyak yang dia bilang, soalnya dia mau nangis," lanjut bekas pacar Primus Yustisio ini.

Nafa berharap masalah pedofilia yang dialami oleh dia dan putrinya bisa jadi pelajaran untuk semua orang tua.

"Khususnya anak muda, jangan habisin waktu untuk nonton pornografi terus, hal-hal kayak gitu, ngotor-ngotorin roh. Udah mau kiamat juga, berguna untuk orang lain lebih bermanfaat ya daripada merugikan orang lain," himbau Nafa.

Diketahui, keinginan tersangka men­girimkan hal-hal yang berbau pornografi itu lantaran melihat postingan Line Today. Yakni berita tentang anak semata wayang Nafa, Mikhaela.

"Berkaitan dengan alasan motif ter­sangka mengirimkan pesan. Kalau menurut pengakuannya karena iseng aja. Kita menemukan bukti-bukti pendukung, berupa kalimat atau gambar-gambar yang bermuatan pornografi," jelas Kanit V Cy­ber Crime, Kompol James Hutajulu.

Di hadapan wartawan, tersangka MHHS mengaku suka dan ngefans dengan Nafa. "Ya nge-fans," jawabnya singkat tertunduk. "Sama Nafa apa sama anaknya?" tanya awak media lagi. "Dua-duanya," jawabnya. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya