Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

PILPRES 2019

Jadi King Maker, Prabowo Subianto Akan Lebih Dikenang

SELASA, 10 OKTOBER 2017 | 11:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Prabowo Subianto diprediksi bakal kalah jika kembali mencalonkan diri pada Pilpres 2019. Ketua umum Partai Gerindra itu sebaiknya jadi inisiator politik nasional saja alias jadi king maker.

"Menurut saya, kalau Probowo memposisikan diri sebagai king maker, maka nama baik dia akan dikenang dalam sejarah politik nasional," kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, Selasa (10/10).

Kemudian, lanjut Hendri, Prabowo akan dicatat sebagai seorang pemimpin yang berjiwa besar. Dan, mantan Danjen Kopassus itu juga akan bisa menikmati kemenangan orang yang didorongnya.


Hendri Satrio sebelumnya mendorong Prabowo menjadi inisiator politik nasional dengan mengajak para tokoh lain untuk memunculkan figur capres dan cawapres yang tepat sebagai penantang petahana Joko Widodo pada Pilpres mendatang.

Posisi king maker lebih tepat disandang Prabowo karena dari sisi sejarah politik sudah terbukti berhasil.

Probowo sukses mengantarkan Jokowi jadi gubernur Jakarta dan kini sedang menjabat presiden. Pada Pilkada Jakarta 2017, Prabowo juga sukses mengantarkan pasangan Anies-Sandi jadi gubernur dan wakil gubernur.

Ditambahkan Hendri, Indonesia yang tidak kekurangan stok calon pemimpin, jangan melulu mengkultuskan Jokowi dan Prabowo saja. Harus muncul nama-nama baru.

Apalagi, dalam sejarah politik Indonesia, Prabowo sudah kalah sampai tiga kali. Pertama, tahun 2004 Prabowo maju dalam konvensi Partai Golkar. Tapi dia kalah. Konvensi dimenangkan Wiranto yang kemudian berpasangan dengan Sholahuddin Wahid.

Kedua, Megawati-Prabowo kalah dari pasangan SBY-Boediono pada Pilpres 2009. Ketiga, Prabowo-Hatta kalah dari pasangan Jokowi-JK pada Pilpres 2014.

Dalam waktu berdekatan tiga lembaga survei yaitu SMRC, Median dan KedaiKOPI merilis hasil survei terkait elektabilitas calon presiden menjelang Pilpres 2019. Dalam rilis lembaga survei itu, elektabilitas Prabowo jauh di bawah Jokowi.

Hasil survei SMRC: Jokowi 38,9 persen dan Prabowo 12,0 persen. Median: Jokowi 36,2 persen dan Prabowo 23,2 persen. KedaiKopi: Jokowi 44,9 persen dan selain Jokowi 48.9 persen. Sebelumnya, CSIS juga merilis, elektabilitas Jokowi sebesar 50,9 persen sementara elektabiliatas Prabowo hanya 25,8 persen. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya