Berita

Mobil Pelaku/RMOL

Pertahanan

Kadispenad: Prajurit Tidak Boleh Arogan, Apalagi Keluarkan Senjata Dan Menembak!

MINGGU, 08 OKTOBER 2017 | 01:24 WIB | LAPORAN:

Oknum dokter bernama Anwari yang melakukan aksi koboi di parkiran mal di Jakarta Selatan bukan anggota militer. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (AD), Brigjen Alfret Denny Tuejeh.

"Pelakunya bukan prajurit TNI AD. Sekali lagi pelakunya bukan prajurit TNI AD," tegas Denny, Sabtu (7/10).

Menurut Denny, pelaku diduga menggunakan mobil sang istri yang memang bekerja sebagai PNS di RSPAD, Jakarta Pusat. Informasi tersebut diketahui setelah pihak TNI AD melakukan kroscek ke RSPAD.


"Tetapi hasil konfirmasi, pelaku Anwari tidak ada di jajaran TNI AD. Kalau melihat nomor mobilnya, itu plat nomor satuan jajaran TNI AD. Istrinya memang seorang dokter spesialis anak dan PNS di RSPAD. Mobil dinas yang digunakan adalah mobil dinas istri yang bersangkutan," paparnya.

Saat ini, pihak TNI AD masih mendalami kasu tersebut. Selain itu, Denny menjamin, bahwa seorang prajurit TNI AD tidak akan melakukan hal sekonyol itu.

"Saya tegaskan bahwa Prajurit tidak boleh arogan. Apalagi sampai mengeluarkan senjata dan menembak," tuturnya.

Selain itu, Denny mengimbau kepada seluruh anggota TNI AD agar tidak bertindak konyol di area publik. Pasalnya, ada tindakan tegas yang menanti jika hal itu dilanggar.

"Kalau ada prajurit TNI AD yang bersikap dan bertindak diluar kepantasan sehingga menyalahi aturan, maka saya pastikan itu diproses dan dikenai sanksi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku," pungkasnya.[san] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya