Berita

Foto: Humas Kemenkop

Kunker Ke Yogya, Menkop dan UKM Berharap Target KUR 2017 Tercapai

SABTU, 07 OKTOBER 2017 | 21:08 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengakui bahwa dirinya terus berkeliling memantau secara langsung penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dilakukan perbankan penyalur KUR, khususnya Bank BRI, di seluruh Indonesia.

"Saya berharap penyaluran KUR tahun 2017 sebesar Rp 100 triliun bisa terealisasi dengan baik", kata Puspayoga, saat mengunjungi Teras BRI Digital di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Sabtu (7/10).

Dalam perbincangan hangat dengan Wakil Pimpinan Kantor Wilayah BRI Yogyakarta Agung Yugopratama beserta jajarannya dan beberapa pedagang pasar, Menkop dan UKM  juga berharap di sisa akhir tahun 2017 ini Bank BRI bisa mengefektifkan strategi penyaluran KUR agar mencapai target yang sudah dicanangkan.


"Karena, setelah itu, kita harus sudah bersiap-siap lagi untuk penyaluran KUR tahun depan", tandas Puspayoga.

Dalam kesempatan itu, Wakil Pimpinan Kantor Wilayah BRI Yogyakarta Agung Yugopratama menjelaskan bahwa penyaluran KUR di Yogyakarta sudah terserap sebesar Rp 7,1 triliun untuk KUR mikro dan Rp 881 miliar untuk KUR ritel.

"Saya optimis, hingga akhir tahun 2017, target kita sebesar Rp 7,2 triliun bisa tercapai, bahkan bisa melampaui. Begitu juga dengan KUR ritel, bisa melebihi target kira-kira bisa mencapai Rp 1,3 triliun", kata Agung.

Agung menjelaskan bahwa Teras BRI Digital di Pasar Beringharjo memiliki 1300 nasabah pedagang Pasar Beringharjo.

"KUR bagi para pedagang pasar biasanya diperuntukkan untuk pengembangan usaha. Oleh karena itu, di zaman serba online ini, selain memiliki 1600 agen BriLink, akan ditambah agen sebanyak 22 ribu yang melakukan tugas secara mobile online", imbuh Agung.

Sementara itu, seorang pedagang pakaian bernama Sofyan mengungkapkan, dirinya mengajukan KUR Rp 25 juta untuk mengembangkan usahanya dengan cicilan Rp 1,2 juta perbulan selama dua tahun.

"Berkat KUR, usaha saya sekarang bisa berkembang, hingga bisa mengirim barang hingga ke NTT dan Bali. Setelah lunas, saya pasti ambil KUR lagi untuk lebih mengembangkan pasar. Sekarang, peningkatan keuntungan usaha saya sudah mencapai 20 persen", kata Sofyan.

Dana Bergulir

Selain Teras BRI Digital Pasar Beringharjo, Menkop dan UKM Puspayoga juga mengunjungi Baitul Mal wat Tamwil (BMT) Beringharjo, yang pernah menerima dana bergulir dari LPDB KUMKM sebesar Rp 1 miliar (2006) dan Rp 8 miliar (2014).

"Kita akan terus perbaiki mekanisme penyaluran dana bergulir secara profesional dan transparan. Dan jangan sampai penyaluran dana bergulir dikaitkan dengan kegiatan politik praktis", tegas Puspayoga saat berbincang dengan Direktur BMT Beringharjo Mursida Rambe dan jajaran pengurus lainnya.

Puspayoga juga menekankan bahwa penyaluran dana bergulir harus langsung ke BMT-BMT, tanpa harus melalui asosiasi. "Fungsi asosiasi hanya sebatas pendampingan bagi BMT, bukan penyalur dana bergulir bagi BMT", tegas Menkop dan UKM lagi.

Sedangkan Mursida menjelaskan, setelah mendapat permodalan dana bergulir, kinerja BMT Beringharjo yang sudah berusia 23 tahun terus meningkat. Saat ini, dengan jumlah anggota sebanyak 10 ribu orang, sudah memiliki aset sebesar Rp 148 miliar. Selain itu, BMT Beringjarjo sudah memiliki 17 kantor cabang di lima provinsi, dengan total karyawan sebanyak 140 orang.

"Selain dari LPDB, kita tidak pernah memakai dana perbankan untuk bisa berkembang seperti sekarang. Motto kita adalah dari kita untuk kita", kata Mursida.

Tak hanya itu, lanjut Mursida, BMT Beringharjo tidak sekadar menyalurkan kredit kepada anggotanya. Tapi juga melakuka  pendampingan bagi pedagang.

"Para pedagang tidak hanya memerlukan kredit, tapi juga pendampingan agar usahanya terjaga dan terus berkembang. Mereka butuh pendampingan dari kita", papar Mursida.

Hasilnya, ada seorang pedagang kerajinan aksesoris sukses bernama Irawati yang dulunya asongan, kini sudah memiliki kios sendiri di Pasar Beringharjo.

"Saya dari nol sampai sekarang bersama tim pendampingan dari BMT Beringharjo. Saya memproduksi sendiri produk-produk kerajinan untuk oleh-oleh pelancong ke Yogjakarta. Saya juga membuat kerajinan untuk dikirim ke wilayah lain, seperti Lombok, Danau Toba, hingga Papua

BMT Beringharjo juga melakukan kegiatan keliling Pasar Beringharjo dengan tujuan melakukan edukasi perkoperasian kepada sekitar 7000 pedagang pasar.

"Lihat saja, bila dikelola dengan baik dan profesional, koperasi juga bisa tumbuh menjadi besar", pungkas Menkop dan UKM Puspayoga. [wid]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya