Berita

Foto/Net

Politik

Ketua DPD Golkar Se Indonesia Jenguk Dan Support Setya Novanto

SABTU, 07 OKTOBER 2017 | 09:13 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Ketua DPD I Partai Golkar se Indonesia menggelar pertemuan di Bimasena Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat malam (6/10). Ajang silaturahmi dan temu kangen ini digelar usai mereka menjenguk Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto di kedia‎mannya.

"Kita malam tadi jenguk Pak Ketum di kediamannya, terlihat belum sehat betul, tapi semangatnya luar biasa dan tanggal 9 ingin mulai bekerja, kita dukung penuh beliau," jelas Ketua DPD I Partai Golkar Papua, Klemen Tinai kepada wartawan, Sabtu (7/10).

Pertemuan di Bimasena Dharmawangsa Jakarta Selatan selesai pada pagi dinihari tadi. Klemen menjelaskan bahwa dalam pertemuan itu ketua DPD I Golkar seluruh Indonesia mendukung Setnov mengembalikan kejayaan partai.


"Hasil pertemuan kita lebih mensupport Pak Ketum, kami tegaskan ke beliau agar secepatnya ambil langkah untuk jayanya Golkar di Indonesia, langkah-langkah seperti revitalisasi, kemudian reorganisasi dan konsolidasi, itu penting," ujarnya.

Bentuk dukungan kepada Setnov itu juga dinyatakan dalam sebuah pernyataan tertulis. Pernyataan dukungan tertulis itu juga dilengkapi pembubuhan tanda tangan di atas materei.

"Kami dorong dan dukung ketum melakukan revitalisasi, apa yang dirasa penting majukan partai itu harus diambil, minum pil kina (ibarat) itu pahit, tapi harus diminum agar sembuh," tegas Klemen.

‎Sementara menyikapi pemecatan Yorrys Raweyai dari Korbid Polhukan Golkar, Klemen mengaku mendukung langkah tersebut. Menurutnya, demi revitalisasi dan konsolidasi partai, langkah tersebut diperlukan.

"Semua mendukung kepemimpinan beliau ke depan. Kenapa itu penting, karena proses-proses sekarang seperti Pilkada putaran ketiga (2018), masuk pileg pilrpres itu harus ketum defenitif, itu amanat UU, hari ini Golkar punya ketum defenitif siapa, Pak Setya Novanto," tutupnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya