Berita

Panglima Gatot/net

Pertahanan

Panglima Gatot: Isu Senjata Dimanfaatkan Untuk Mengacak-Acak Indonesia

SABTU, 07 OKTOBER 2017 | 01:37 WIB | LAPORAN:

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menilai ada sekelompok pihak yang sedang berusaha mengadu domba dengan memanfaatkan isu impor 5000 senjata. Ia menduga, adu domba tersebut merupakan bentuk proxy war agar negara tidak fokus.

Salah satu incaran dari proxy war itu kata Gatot adalah sumber daya di Indonesia. Sejumlah negara diyakini Gatot tidak suka lantar Nusantara kaya akan sumber pangan, sumber energi, dan sumber air.

"Jadi kita diadu, diacak-acak, supaya kita tak berkonsentrasi dengan pembangunan," kata Gatot di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Jumat (6/10).


Menurut Gatot, masyarakat Indonesia harus sadar tinggal di negara yang kaya dan punya segalanya. Ia pun mengingatkan konflik Arab Spring yang sudah berhasil mengancurkan Irak Suriah, Libya dan Tunisia.

"Itulah contoh gimana proxy war berhasil. Negara-negara itu bukan sedang mencari keberadaan teroris, tetapi kebutuhan sumber daya alam. Alasan memburu ISIS bohong, yang dicari minyak," kata Gatot.

Oleh karena itu, Gatot berharap para ulama bisa membantu agar masayarakat sadar akan bahayanya perpecahan yang diakibatkan oleh upaya adu domba itu. Gatot meminta ulama mampu membentuk serta menjaga persatuan umat agar tetap bersatu.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya