Berita

Foto/Net

Nusantara

Kaki Bengkak Lagi, Proses Pengobatan Abu Bakar Ba'asyir Dipersulit

JUMAT, 06 OKTOBER 2017 | 14:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kaki terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir (ABB) kembali membengkak. Sakit menahun ini membuat ABB ditahan di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

"Ustadz Abu Bakar Ba'asyir dirawat di penjara Gunung Sindur Bogor, diisolasi. Alhamdulillah Tim Medis MER-C diizinkan memeriksa kesehatan beliau, Jumat 6 Oktober 2017," kata Ketua Tim Dokter MER-C Joserizal Jurnalis seperti dikutip dari akun facebooknya sesaat lalu.

Sebelumnya MER-C sudah melakukan General Check Up di RS Harapan Kita, termasuk Echokardiografi dan CT Scan Jantung.


Baca: Kaki Bengkak, Abu Bakar Ba'asyir Dirujuk ke RS Jantung Harapan Kita

"Salah satu yang jadi masalah adalah kaki bengkak. Diduga berasal dari vena insuficiency. Sekarang kaki beliau bengkak lagi," ungkap Joserizal Jurnalis.

Lanjut dia, MER-C sudah mengusulkan agar ABB dibawa ke RSCM karena disana ada ahli bedah vaskular.

"Proses dipersulit! Kalau terjadi kematian jaringan kaki (nekrosis) oleh proses penyumbatan (deep venous thrombosis), bagaimana? Apakah BNPT dan Densus mau tanggungjawab?" ujar Joserizal Jurnalis. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya