Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Tiga Tahun Di Istana, Tagline "Merakyat" Jokowi Hanya Slogan

JUMAT, 06 OKTOBER 2017 | 08:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Jelang tiga tahun pemerintahan Kabinet Kerja, ekspektasi kepada Presiden Joko Widodo yang diidentikkan berpihak kepada rakyat "merekyat" hanya slogan semata.

Demikian pandangan pemerhati politik Panji Nugraha menyoroti sejumlah survei yang merilis sekitar 60 persen rakyat menginginkan presiden baru pada Pilpres 2019.

Merosotnya elektabilitas Jokowi dilihat dari beberapa faktor. Seperti, ekonomi, hukum dan politik yang terus menerus menimbulkan keresahan di publik, terkhusus soal ekonomi rakyat yang tidak kunjung membaik.


"Sehingga sangat relevan dengan keinginan rakyat untuk mempunyai presiden baru di 2019," ujar Panji, Jumat (6/10).

Jadi menurutnya, wajar jika rakyat saat ini menginginkan perubahan dan pemimpin baru. Karena faktanya rakyat masih banyak mengeluh soal mahalnya harga pangan, pajak dan tarif listrik dan hal tersebut yang memicu daya beli masyarakat menurun.

Panji menilai, secara makro ekonomi Indonesia pun tidak berada dalam posisi terbaik sejak era Jokowi dari mulai kepemimpinan Jokowi pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya di angka 4 persen sampai 5 persen.

Sehingga, jelas hal tersebut semakin menunjukkan jika kepemimpinan Jokowi tidak mengarah kepada perbaikan ekonomi Indonesia seperti yang digadang-gadang selama ini.

"Maka rakyat akhirnya sudah berkesimpulan dengan berkeinginan mengganti presiden pada 2019," tukas Panji. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya