Berita

Nikita Mirzani/Net

Blitz

Nikita Ngeles Lama Nggak Main Twitter

Cuitan Menghina Panglima
KAMIS, 05 OKTOBER 2017 | 10:28 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sosok Nikita Mirzani lekat dengan kontro­versial. Kini ada drama lagi menyangkut artis seronok yang pernah dua kali masuk bui karena karena kasus penganiayaan.

Persisnya, media sosial dihebohkan tweet dari akun @NikitaMirzani yang dianggap menghina Panglima TNI. "Film G30S/PKI kurang seru. Seharusnya, Panglima Gatot juga dimasukkan ke Lubang Buaya pasti seru," demikian cuitan itu.

Aliansi Advokat Al Islam NKRI lantas me­laporkan pemilik akun Twitter @NikitaMirzani ke Polda Sumsel. Pemilik akun yang belum jelas Niki atau bukan itu dianggap melanggar Pasal 156 KUHP tentang ujaran kebencian. Sikap serupa juga dilakukan Gerakan Pemuda Anti Komunis (GEPAK) ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.


Dipolisikan, bagaimana respons Niki? Bintang film Perempuan-Perempuan Liar, Comic 8 dan Nenek Gayung ini dengan tegas membantah sebagai pemilik akun itu, apalagi berkicau menghina Panglima TNI.

"Kepada seluruh rakyat Indonesia terutama Bapak Gatot saya Nikita Mirzani secara sesa­darnya tidak pernah menyatakan membuat atau memposting Twit tentang film G30 S/PKI dan Pak Gatot sendiri di akun Twitter saya, karena saya sangat mencintai negara saya Indonesia," ucap Niki lewat sambungan telepon.

"Dan saya bukan perempuan yang bodoh dan tidak sayang pada kedua anaknya, tidak mungkin saya membuat kesalahan yang bodoh seperti itu," lanjutnya.

Mantan istri Sajad Ukra itu mengatakan dirinya kini sudah tidak lagi menggunakan Twitter. Dia pun siap bila nanti dipanggil untuk dimintai keterangan.

"Kalaupun mau bikin kegaduhan, kenapa bukan di Instagram, kenapa Twitter, followers lebih banyak di Instagram," celetuknya kesal.

"Nggak apa-apa tapi nanti tinggal dibuktiin aja gimana, kalau gue sadar nggak pernah posting, jujur gue nggak pernah tebersit, un­tuk menghina pahlawan atau Jenderal, gue menghormati Jenderal yang ada di Indonesia," tandasnya. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya