Berita

Foto:RMOL Sumut

Nusantara

Hidup Di Tenda Sejak 2013, Tingkat Stres Pengungsi Sinabung Semakin Tinggi

SELASA, 03 OKTOBER 2017 | 10:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tingkat stres pengungsi erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara semakin tinggi karena lamanya mereka menempati tenda yang menjadi posko penampungan.

Demikian disampaikan Zulkarnaen Tarigan, salah seorang pengurus posko pengungsi di GBKP Simpang Enam, Kabanjahe, Kabupaten Karo.

"Apapun ceritanya kalau hidup bersamaan seperti ini, tinggal di tenda, tingkat stresnya tinggi," kata dia, Selasa (3/10), seperti dilansir dari RMOL Sumut.


Zulkarnain menjelaskan, sebagian pengungsi yang menempati posko di GBKP Simpang Enam sudah sejak tahun 2013.

Dalam kurun waktu tersebut, mereka tinggal bersama ratusan pengungsi lainnya pada beberapa tenda yang dibangun oleh pemerintah. Mereka diberi bantuan logistik oleh pemerintah dan instansi-instansi swasta secara berkal.

Namun hal tersebut menurut Zulkarnain tidak menjawab seluruh kebutuhan pengungsi terutama dari tekanan psikologis mereka.

"Kalau harus memulai dari nol ada baiknya secepat mungkin (direlokasi), biar mereka juga bisa berusaha," ungkapnya.

"Jadi harapan kami sebagai pengurus posko, bukan istilahnya sudah tidak ingin mereka disini. Tapi dari segi psikologinya juga kita butuh istirahat," ujar Zulkarnain menambahkan.

Hingga saat ini pengungsi di posko GBKP Simpang Enam berjumlah sekitar 435 KK atau 1549 orang. Mereka berasal dari Desa Sigarang-garang yang terletak di kaki Sinabung yang dinyatakan sebagai zona merah. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya