Berita

Monarch Airlines/Net

Dunia

Monarch Airlines Batalkan Seluruh Penerbangan

SENIN, 02 OKTOBER 2017 | 13:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Masakapai penerbangan charter yang berbasis di Luton, Inggris, Monarch Airlines berhenti beroperasi dan seluruh booking yang telah dibuat, dibatalkan.

Begitu keterangan dari Otoritas Penerbangan Sipil Inggris (CAA) . Dalam keterangan tersebut dijelaskan bahwa 110 ribu konsumen saat ini masih berada di luar negeri dan pemerintah Inggris meminta CAA untuk men-charter lebih dari 30 penerbangan demi membawa pulang mereka.

Keputusan itu diambil setelah Monarch Airlines ditempatkan ke bawah administrasi karena dinilai gagal memperbaharui lisensi penting.


"Kami tahu bahwa keputusan Monarch untuk menghentikan perdagangan akan sangat menyusahkan bagi semua pelanggan dan karyawannya. Ini adalah maskapai Inggris terbesar yang pernah berhenti berdagang, jadi pemerintah telah meminta CAA untuk mendukung pelanggan Monarch yang saat ini berada di luar negeri untuk kembali ke Inggris pada akhir liburan mereka tanpa biaya tambahan kepada mereka," kata Kepala eksekutif CAA, Andrew Haines.

"Kami mengadakan bersama-sama, dalam waktu singkat dan untuk jangka waktu dua minggu, yang merupakan salah satu maskapai terbesar di Inggris untuk mengelola tugas ini. Skala dan tantangan dari operasi ini berarti bahwa beberapa gangguan tidak dapat dihindari. Kami meminta pelanggan untuk menanggung bersama kami saat kami bekerja sepanjang waktu untuk membawa pulang semua orang," tambahnya seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya