Berita

Gatot, Wiranto dan Tito/Setkab

Politik

Wiranto: Impor Senjata Brimob Jangan Diributkan Di Luar

MINGGU, 01 OKTOBER 2017 | 17:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Menteri Koordinator (Menko) bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Wiranto mengaku masih berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait masuknya senjata impor milik Polri yang diperuntukkan Korps Brigade Mobil (Brimob) di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Sabtu (30/9) malam.

Wiranto meminta publik bersabar dan memberinya kesempatan untuk berkoordinasi dengan Panglima TNI, Kapolri, BIN (Badan Intelijen Negara), Pindad, dan sejumlah pihak yang terlibat masalah pengadaan senjata. Ia meminta masalah ini tidak diributkan di luar agar tidak memunculkan banyak spekulasi.

Mantan ketua umum Hanura ini berjanji, hasil koordinasi yang tuntas akan disampaikan kepada wartawan secara menyeluruh.


"Jangan diributkan di luar. Karena masing-masing akan kemudian mengambil satu spekulasi," kata Wiranto kepada wartawan usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2017 di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Minggu (1/10) pagi.

Atas alasan itu juga, Wiranto menyebut bahwa sejauh ini Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian tidak berbicara masalah ini. Sebab, jika ada yang berbicara, maka akan digoreng oleh berbagai pihak.

"Oleh karena itu, setop dulu itu, setop dulu ya. Kami akan berkoordinasi internal dan akan selesai pasti, (hasilnya) akan sampaikan pada publik. Saya akan sampaikan, pasti," ujar Wiranto seperti dikutip laman Setkab. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya