Mahasiswa dari Universitas Brawijaya Muhammad Agil Zulfikar terpilih sebagai ketua umum Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) Indonesia dalam Kongres Himapol Indonesia ke-III di Universitas Syiah Kuala Aceh.
Kongres yang dimulai sejak 28 September hingga 3 Oktober ini dihadiri oleh 20 perwakilan universitas, dengan total mencapai 100 delegasi mahasiswa.
Kongres tersebut membahas mengenai AD/ART Himapol Indonesia, sidang pleno untuk pemilihan ketua umum Himapol Indonesia, Ravelnas, dan pemilihan tuan rumah untuk kongres tahun depan.
Sidang pleno pemilihan ketua umum HIMAPOL Indonesia telah menunjuk Muhammad Agil Zulfikar sebagai Ketua Umum Himapol Indonesia periode 2017 hingg 2018.
Dalam sambutannya, Agil bertekad untuk mengembalikan kedekatan antara mahasiswa dengan rakyat. Menurutnya, mahasiswa harus senantiasa memikirkan kepentingan rakyat bersama.
"Terima kasih telah memberikan kepercayaan kepada saya sebagai ketua umum Himapol Indonesia, saya ingin mendekatkan mahasiswa politik kembali kepada rakyat. Politik itu tidak hanya kontestasi dan kekuasaan saja, namun lebih dari itu yang terpenting adalah bagaimana memikirkan kepentingan bersama dengan rakyat," jelasnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima, Minggu (1/10).
Adapun pemilihan tuan rumah ravelnas Himapol Indonesia 2018 jatuh kepada Universitas Bangka Belitung dan untuk Kongres Himapol Indonesia 2018 jatuh kepada Universitas Airlangga.
Kongres ini turut dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai universitas, seperti Universitas Syiah Kuala, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, UIN Arraniry, Universitas Sumatera Utara, Universitas Malikussaleh, Universitas Nasional, Universitas Jambi, Universitas Halooleo, Universitas Jendral Soedirman, UIN alauddin Makassar, Universitas Andalas, UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Negeri Semarang, UIN Sunan Ampel, Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tanjung Pura serta Universitas Bangka Belitung.
[ian]