Berita

Pertahanan

Senjata Impor Polri Jarak Tembaknya Cuma 100 Meter

SABTU, 30 SEPTEMBER 2017 | 23:02 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Senjata impor dari Bulgaria milik Brimob hanya berjarak tembak 100 meter, tidak mematikan hanya melukai dan bukan untuk membunuh.

Begitu penjelasan Kepala Korps Brimob Mabes Polri Irjen Pol Murad Ismail terkait senjata Stand Alone Granade Launcher (SAGL) kaliber 40x46 mm yang dipesan untuk anak buahnya.

Murad menjelaskan, meski secara fisik, senjata tersebut memang terlihat menyeramkan, namun senjata tersebut tidak untuk membunuh. Bagian laras juga tidak terdapat ulir hanya sebatas laras kejut dan kedalamannya hanya sekitar 4 cm.


"Saya mau tekankan disini hanya memberi efek kejut, tidak mematikan tapi bisa melukai. Paling Jauh (jarak tembak) hanya 100 meter" kata Murad dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (30/9).

Murad menambahkan, senjata tersebut telah digunakan Brimob sejak 1998. Senjata SAGL yang di impor dari Bulgaria merupakan model terbaru. Namun tidak ada perubahan yang signifikan terkait jarak tembak dari senjata tersebut.

"Jadi diikat ini pelontarnya di bawah laras, kalau yang sekarang tidak perlu dia berdiri sendiri tidak perlu bantuan senjata lain," ujarnya. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya