Berita

Politik

GP Alwashliyah Ajak Pemuda Indonesia Jaga Empat Pilar

SABTU, 30 SEPTEMBER 2017 | 19:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Pancasila merupakan suatu ideologi absolut yang disepakati semenjak Republik ini terbentuk. Untuk itu, Pancasila tidak cukup hanya dihafal, tapi harus diimplementasikan pesan moralnya.

Begitu kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP GP) Alwashliyah, Wizdan Fauran Lubis dalam acara pelantikan pengurus PP GP Al Washliyah dan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR, di Gedung Joang '45, Menteng, Jakarta, Sabtu (30/9).

Wizdan melanjutkan, Empat Pilar yang terdiri dari Pancasila, Kebhinnekaan, NKRI dan UUD 1945 adalah satu kesatuan yang tidak bisa dinegosiasikan dan dipisahkan. Ia mengajak kepada masyarakat, utamanya para pemuda, untuk kembali menjaga nilai-nilai keempat pilar tersebut, sehingga permasalahan bangsa dapat diatasi dengan baik.


"Empat pilar tidak bisa ditawar, Kebhinnekaan adalah sebuah cara hidup bermasyarakat yang bertoleransi tinggi. Tanpa pandang bulu, Indonesia mengharuskan warganya saling menghormati dan menghargai sesama," ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan yang hadir sebagai Keynote Speaker menekankan arti penting implementasi empat pilar tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan kunci dalam membangun karakter bangsa.

"Jika sedari dini nilai-nilai kebangsaan telah diajarkan, maka aliran-aliran sesat dari luar itu tidak bisa masuk. Karena, empat pilar ini adalah pondasi yang harus kokoh di dalam diri setiap masyarakat Indonesia," jelas ketua umum PAN itu.

Adapun acara pelantikan pengurus PP GP Al Washliyah ini disertai dengan diskusi terkait Empat Pilar dengan pemateri analis politik dari FISIP UNJ Ubaidillah Badrun, Ketua Fraksi PDIP di MPR RI Ahmad Basarah, dan Sekjen PB Alwashliyah Mashuril Khomis. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya