Berita

Belarus/Net

Dunia

Ukraina Tuduh Rusia Tinggalkan Pasukan Di Belarus

SABTU, 30 SEPTEMBER 2017 | 17:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia disebut telah meninggalkan pasukan setelah melakukan pementasan perang di Belarus.

Tuduhan itu dilontarkan oleh Panglima Komando Ukraina Viktor Muzhenko seperti dimuat Reuters akhir pekan ini. Ia menjelaskan bahwa Rusia telah menarik beberapa unit pasukannya dari Belarus dan berbohong soal berapa banyak tentaranya yang berada di sana.

Komentarnya tersebut berpotensi meningkatkan ketegangan antara kedua negara tetangga. Mengingat, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Belarusia sebelumnya mengatakan bahwa bahwa kereta terakhir tentara Rusia dan peralatan telah meninggalkan Belarus pada hari Kamis.


Hubungan antara Rusia dan Ukraina diketahui memasuki masa tegang terutama setelah aneksasi Rusia atas semenanjung Krimea pada tahun 2014 lalu dan pecahnya pemberontakan separatis di Ukraina timur yang telah menewaskan lebih dari 10.000 orang. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya