Berita

Dunia

Begini Kronologi Insiden Desak-desakan Maut Di Mumbai

SABTU, 30 SEPTEMBER 2017 | 12:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Insiden desak-desakan di sebuah jembatan penyebrangan yang menghubungkan dua stasiun di Mumbai India kemarin (Jumat, 30/9) menjadi sorotan, karena merenggut 22 nyawa dan melukai 30 lainnya.

Juru bicara Kereta Api India Ravindra Bhakar menjelaskan bahwa insiden itu terjadi saat hujan lebat melanda Mumbai. Pada saat itu, banyak penumpang yang berlindung dari hujan di atas jembatan dan kaki jembatan.

"Orang-orang di depan tergelincir dan kerumunan besar berguling, menyebabkan terjadinya desak-desakan," kata Bhakar seperti dimuat BBC.


Sementara itu salah satu korban luka bernama Akash Koteja menjelaskan bahwa kereta api masuk ke stasiun dan banyak orang ingin keluar stasiun lewat jembatan tersebut, namun kondisi sangat penuh sehingga terjadi insiden desak-desakan.

Penyebab pasti terjadinya insiden tersebut masih belum dirilis secara resmi. Investigasi masih terus dilakukan pihak terkait.

Namun begitu, kejadian tersebut sekali lagi menyoroti infrastruktur transportasi Mumbai, yang sering dikritik karena sudah tua dan tidak memadai mengingat jutaan orang yang menggunakannya setiap hari. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya