Berita

Pendukung Kemerdekaan Catalunya/BBC

Global

Jelang Referendum Kemerdekaan Catalunya, Ratusan Ribu Orang Turun Ke Jalan

SABTU, 30 SEPTEMBER 2017 | 11:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Puluhan ribu separatis Catalan mengambil bagian dalam aksi unjuk rasa terakhir jelang referendum yang direncanakan akhir pekan ini terkait kemerdekaan dari Spanyol.

Dalam aksi tersebut, Presiden Regional Carles Puigdemont mengatakan bahwa dirinya yakin Catalunya akan mengambil langkah pertama sebagai negara yang berdaulat.

"Teman, jadi kemenangan pasti, pada hari Minggu mari berdandan dalam referendum dan meninggalkan rumah siap untuk mengubah sejarah," kata Puigdemont seperti dimuat BBC.


Ia dan pendahulunya, Artur Mas, berada di tengah aksi di Barcelona dimana panggung dihiasi dengan kata-kata "Referendum is democracy" dalam huruf raksasa.

Catalunya, sebuah wilayah yang kaya dan dihuni 7,5 juta orang di timur laut Spanyol memiliki bahasa dan budayanya sendiri, dan otonomi tingkat tinggi. Namun demikian, Catalunya tidak diakui sebagai negara yang terpisah berdasarkan konstitusi Spanyol.

Tekanan untuk memilih penentuan nasib sendiri telah meningkat selama lima tahun terakhir namun pada pemilihan regional 2015, yang dimenangkan oleh sebuah aliansi partai pro-kemerdekaan, sekitar 40 persen pendukung mendukung partai-partai yang loyal kepada Spanyol. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya