Berita

Tom Prince/BBC

Dunia

Skandal Penggunaan Pesawat Pribadi, Menkes AS Mundur

SABTU, 30 SEPTEMBER 2017 | 10:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Kesehatan Amerika Serikat Tom Prince resmi mengundurkan diri di tengah skandal penggunaan pesawat pribadi untuk perjalanan dinas (Jumat, 29/9).

Pengunduran dirinya itu dibuat selang sehari setelah ia meminta maaf kepada publik karena telah melakukan 26 kali perjalanan dinas sejak Mei lalu dengan menggunakan pesawat pribadi yang biayanya dibebankan kepada pembayar pajak. Anggaran yang dikeluarkan untuk perjalanan dinasnya tersebut diperkirakan sekitar 40 ribu dolar AS.

Padahal, menurut aturan, pejabat pemerintah kecuali yang menangani masalah keamanan nasional, diminta untuk melakukan penerbangan komersial untuk perjalanan dinas.


Menurut keterangan yang dirilis Gedung Putih seperti dimuat BBC, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menerima pengunduran diri Price. Trump juga telah menunjuk Don J Wright sebagai penggantinya. Wright saat ini menjabat sebagai wakil asisten menteri kesehatan.

Dalam surat pengunduran dirinya, Price mengatakan bahwa ia menyesalkan keputusannya yang menggunakan pesawat pribadi dan menciptakan gangguan di Kementerian Kesehatan.

Sebuah penyelidikan oleh situs berita politik Politico menemukan bahwa perjalanan Price telah menghabiskan biaya lebih dari satu juta dolar AS. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya