Berita

Dunia

Dubes AS: Israel Hanya Duduki Dua Persen Wilayah Tepi Barat

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2017 | 19:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, David Friedman menyebut bahwa Israel hanya menduduki 2 persen dari wilayah Tepi Barat Palestina.

Pernyataan tersebut dibuat dalam sebuah wawancara dengan saluran berita Israel Walla dan dimuat ulang The Guardian, sehari setelah para politisi sayap kanan Israel merayakan 50 tahun pembangunan permukiman Israel.

"Saya pikir permukiman adalah bagian dari Israel," kata Friedman.


"Saya pikir itu selalu merupakan harapan ketika resolusi 242 diadopsi pada tahun 1967," katanya, mengacu pada resolusi dewan keamanan PBB yang dibuat pada akhir perang enam hari, ketika pasukan Israel menduduki Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Friedman yang merupakan mantan pengacara pribadi Donald Trump menyebut bahwa Israel berhak untuk mengamankan perbatasan.

"Perbatasan yang ada, perbatasan tahun 1967, dipandang oleh semua orang tidak aman, sehingga Israel akan mempertahankan bagian Tepi Barat yang berarti, dan akan mengembalikan apa yang tidak dibutuhkannya untuk perdamaian dan keamanan. Jadi, selalu ada dugaan ekspansi ke Tepi Barat, tapi tidak harus diperluas ke seluruh Tepi Barat," jelasnya.

"Dan saya pikir itulah yang telah dilakukan Israel. Maksud saya, mereka hanya menempati dua persen dari Tepi Barat," tambahnya.

Sebagai informasi, Resolusi 242 menuntut penarikan tentara Israel dari wilayah-wilayah yang diduduki dalam konflik baru-baru ini. Sedangkan angka dua persen digunakan di masa lalu oleh pejabat Israel untuk mendefinisikan pendudukan sebagai jejak fisik bangunan permukiman. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya