Berita

Hillary Clinton/Net

Dunia

Hillary Clinton Dapat Gelar Kehormatan Dari Universitas Swansea

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2017 | 18:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat yang juga merupakan rival Donald Trump dalam pemilu tahun lalu, Hillary Clinton akan dianugerahi gelar doktor kehormatan oleh Universitas Swansea Inggris Oktober mendatang.

Clinton akan berada di kota tersebut pada tanggal 14 Oktober untuk menerima gelar kehormatan tersebut.

Menurut pihak universitas, seperti dimuat The Guardian, gelar tersebut diberikan kepada Clinton karena merupakan bentuk pengakuan atas komitmennya mempromosikan hak-hak keluarga dan anak-anak di seluruh dunia.


Wakil kanselir Prof Richard Davies mengatakan bahwa universitas tersebut mendapat kehormatan untuk memberikan penghargaan tersebut kepada mantan ibu negara tersebut, yang dia gambarkan sebagai sosok "kepentingan internasional yang sangat besar dan satu sama dengan hak asasi manusia".

"Sungguh luar biasa bahwa dia telah memilih Universitas Swansea untuk penampilan publik pertamanya dalam kunjungan ini ke Inggris. Ini menunjukkan bahwa kita diperhatikan untuk penelitian dan pengajaran yang sangat baik dan untuk dampak yang dibuat Universitas Swansea di area tantangan global," jelasnya seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya