Berita

China/Net

Dunia

Perusahaan Korea Utara Di China Segera Ditutup

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2017 | 13:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China segera menutup perusahaan-perusahaan Korea Utara yang beroperasi di wilayahnya awal Januari tahun depan.

Selain perusahaan Korea Utara, perusahaan patungan China dan Korea Utara juga terpaksa ditutup.

Langkah tersebut diambil demi menerapkan sanksi PBB terhadap Korea Utara. Dewan Keamanan PBB, di mana China menjadi salah satu anggota tetap memberikan suara bulat untuk sanksi baru pada 11 September lalu menyusul uji coba rudal terbaru Korea Utara.


Dikabarkan BBC, Kementerian Perdagangan China mengatakan telah menetapkan tenggat waktu 120 hari sejak dikeluarkannya resolusi tersebut untuk setiap perusahaan Korea Utara yang berada di perbatasannya untuk ditutup.

China yang merupakan sekutu utama Pyongyang awal tahun ini telah membatasi pembelian batu bara dari Korea Utara serta perdagangan makanan laut dan besi dengan negara tersebut.

Bukan hanya itu, China juga telah menerapkan larangan perdagangan tekstil dengan Korea Utara.

Dengan penutupan perusahaan Korea Utara di China, maka sumber pemasukan bagi Korea Utara semakin dipangkas. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya