Dubes Umar Hadi/KBRI Seoul
Keberagaman yang ada di Indonesia bukanlah penghalang untuk memajukan negara. Sebaliknya, Indonesia berhasil menunjukkan kepada dunia bahwa Bhineka Tunggal Ika bukan hal yang mustahil dan bahkan bisa menginspirasi negara-negara lain di dunia.
Begitu yang dikalatakan oleh Gubernur Financial Supervisory Service (FSS) Korea Selatan Choe Heung-sik yang hadir sebagai guest of honour dalam acara Resepsi Diplomatik di Lotte Hotel Korea Selatan pada Kamis (28/9).
Acara itu sendiri merupakan penutup rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72 yang di diadakan KBRI Seoul. Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 400 tamu undangan lainnya yang berasal dari berbagai kalangan di Korea Selatan.
Di tengah keberagaman yang ada, jelasnya, Indonesia telah tumbuh menjadi ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Sejak dibukanya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Korea Selatan pada tahun 1973, kerjasama antara kedua negara telah berkembang di berbagai sekto
Dalam kesempatan yang sama, anggota Parlemen Korea Selatan yang merupakan Ketua Selatan yang juga merupakan ketua Kelompok Persahabatan Parlementer Indonesia Korea, Yoo Ki-june menyampaikan bahwa dirinya akan terus mendorong hubungan bilateral kedua negara.
"National Assembly Republik Korea sangat menghargai hubungan bilateral yang telah dibangun hingga saat ini, ke depan saya akan terus mendorong hubungan persahatan Indonesia-Korea dalam kapasitas yang saya miliki," ujar Yoo.
Sementara itu, Chairman CJ Corporation Shon Kyung-shik yang juga hadir melontarkan komentar senada. Shon berharap dapat terus bekerja sama dengan Indonesia untuk kesejahteraan bersama. CJ sendiri telah menanamkan modalnya di berbagai bidang di Indonesia diantaranya bioteknologi, makanan hewan, bioskop, logistik dan franchise.
Dalam acara tersebut tersebut, Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Umar Hadi mengapresiasi pujian yang dilayangkan untuk Indonesia.
"Indonesia merupakan living proof dimana demokrasi, Islam dan modernitas dapat berkembang bersama dalam harmoni," jelas Dubes Umar seperti keterangan yang diterima redaksi.
Acara Resepsi Diplomatik KBRI Seoul tersebut dimeriahkan oleh beberapa penampilan apik nan rancal dari seniman-seniman yang didatangkan dari Indonesia diantaranya PSM UNPAD, Balawan dan Batuan Ethnic Group serta Selemor Ate dari Lombok. Lidah para tamu juga dimanjakan oleh beberapa panganan khas Indonesia seperti bakso, rendang, sate dan es cendol.
[mel]