Berita

Baghdadi/BBC

Dunia

Bantah Klaim Tewas, ISIS Rilis Rekaman Suara Al Baghdadi

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2017 | 12:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan ISIS merilis rekaman suara yang diklaim merupakan suara dari pemimpin mereka, Abu Bakr al-Baghdadi pekan ini.

Rekaman yang dirilis di situs web yang memiliki hubungan dengan kelompok tersebut merupakan yang pertama kali dirlis sejak November lalu.

Dalam rekaman berdurasi 46 menit itu, suara yang diklaim dan serupa dengan suara Baghdadi berbicara soal pertempuran yang dihadapi ISIS seperti di Mosul, di mana ISIS dipukul mundur dan pasukan Irak merebut kembali kota tersebut.


Ia juga berbicara soal pertempuran ISIS di Raqqa dan Hama Suriah serta Sirte di Libya di mana ISIS mengalami banyak kekalahan. Baghdadi menyebut bahwa pertumpahan darah tersebut tidak akan sia-sia.

Selain itu, seperti dikabarkan BBC, Baghdadi juga berbicara tentang perundingan damai yang ditengahi Rusia di Suriah serta soal ancaman Korea Utara baru-baru ini terhadap Jepang dan Amerika Serikat.

Dirilisnya rekaman suara Baghdadi tersebut seolah menegaskan bahwa Baghdadi masih hidup.

Ia memang tidak pernah terlihat di hadapan publik sejak Juni 2014 lalu. Terakhir kali Baghdadi tampak di hadapan publik adalah saat berkhotbah di Masjid Agung al-Nuri di Mosul setelah ISIS mengambil alih kota dan memproklamirkan khilafah di kota tersebut.

Absennya ia dari mata publik mengundang spekulasi bahwa ia tewas dalam serangan. Terlebih, Rusia mengklaim bahwa Baghdadi sangat mungkin telah tewas dalam serangan angkatan udara Rusia di Raqqa pada tanggal 28 Mei lalu.

Menanggapi munculnya audio tersebut, juru bicara pasukan AS yang memerangi IS, Ryan Dillon, mengatakan bahwa tanpa bukti kematiannya yang dapat diverifikasi, pihaknya meyakini bahwa Baghdadi masih hidup saat ini. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya