Berita

Pertahanan

Polri: Brimob Latihan Pakai RPG Waktu Masih Bagian ABRI

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 18:34 WIB | LAPORAN:

Video yang memperlihatkan anggota Brimob Polri menggunakan granat berpeluncur roket (RPG) ditanggapi oleh Mabes Polri setelah menjadi bahan perdebatan publik.

Video itu beredar cepat di media sosial setelah disebarkan akun instagaram @tni_indonesia_update. Video tersebut dikaitkan dengan pernyataan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tentang institusi yang berencana membeli 5.000 pucuk senjata dengan cara ilegal. Gatot juga mengancam menyerbu apapun institusi selain TNI yang memiliki senjata berat seperti anti tank.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, mengatakan, video tersebut memang benar tetapi terjadi di waktu kepolisian masih bagian dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).


"Itu video sebelum reformasi," kata Irjen Pol Setyo Wasisto, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (28/9).

Setyo menjelaskan Polri tidak lagi latihan menggunakan pelontar roket. Dia juga menegaskan Polri tidak lagi memiliki senjata semacam itu.

"Itu sudah enggak ada, sudah tidak punya senjata seperti itu," ujarnya.

Mantan Wakil Badan Intelijen Keamanan Polri itu menyebut senjata jenis RPG bukan lagi standar yang harus dimiliki Polri.

"Kami dulu ABRI, saya dulu waktu Letnan Dua sampai Mayor latihan pegang begitu juga," ungkapnya. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya