Berita

Warga Rohingya/Net

Dunia

Israel Enggan Putus Penjualan Senjata Ke Myanmar

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 18:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Israel tidak akan menghentikan penjualan amunisi ke Myanmar kendati banyak bukti dan data PBB menunjukkan bahwa militer Myanmar telah melakukan berbagai bentuk kekejaman, termasuk pemerkosaan dan pengusiran sistematis, terhadap Muslim Rohingya.

Surat kabar Israel, Haaretz melaporkan bahwa sekelompok aktivis hak asasi manusia telah mengajukan sebuah petisi di Pengadilan Tinggi Israel dan menuntut diakhirinya penjualan senjata.

Dikabarkan Associated Press, pejabat senior Israel Shosh Shmueli mengatakan bahwa pengadilan tersebut seharusnya tidak mencampuri hubungan luar negeri Israel.


Komentar Shmueli muncul saat perusahaan senjata Israel telah menjual lebih dari 100 tank tempur, serta kapal patroli dan senjata ringan ke militer Myanmar dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, Konsep Ideal TAR telah melatih pasukan khusus Myanmar di negara bagian Rakhine, negara bagian barat yang bergolak di Myanmar, di mana gelombang kekerasan komunal yang serius terus berlanjut tanpa henti.

Perusahaan yang berbasis di Tel Aviv tersebut memasang gambar di situsnya pada bulan Agustus tahun lalu, menunjukkan pelatihan stafnya terhadap pasukan tempur Myanmar dan bagaimana menangani senjata. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya