Berita

Otto Warmbier/Net

Dunia

Otto Warmbier Tewas Karena Kekurangan Oksigen Ke Otak

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 17:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Otto Warmbier, seorang mahasiswa Amerika Serikat yang tewas setelah dikembalikan oleh Korea Utara Juni lalu dideteksi meninggal dunia karena kekurangan oksigen dan darah ke otak.

Warmbier sendiri ditangkap oleh otoritas keamanan Korea Utara dan dipenjara selama 17 bulan karena mencoba mengambil sebuah item yang berisi slogan propaganda di hotel tempatnya menginap. Ia dikembalikan ke Amerika Serikat dalam keadaan koma dan tak sadarkan diri pada tanggal 15 Juni. Beberapa hari kemudian ia pun menghembuskan napas terakhir.

Seorang pejabat yang menyelidiki kematian dengan kekerasan, mendadak, atau mencurigakan dari Hamilton County, Dr. Lakshmi Sammarco pekan ini mengatakan bahwa kematian Warmbier pada 19 Juni adalah karena cedera yang tidak diketahui yang terjadi lebih dari setahun sebelum kematiannya.


"Kami tidak tahu apa yang terjadi padanya dan itulah intinya," kata Sammarco seperti dimuat Reuters.

Petugas pemeriksa mayat dan laporan 11 September oleh kantornya menyebutkan adanya komplikasi defisiensi oksigen dan suplai darah kronis ke otak dalam kematian Warmbier. Hanya pemeriksaan eksternal terhadap tubuh yang dilakukan dan bukan otopsi penuh, sebagaimana permintaan keluarga Warmbier.

Korea Utara telah menyalahkan botulisme dan konsumsi pil tidur untuk masalah yang dialami Otto Warmbier dan menolak klaim penyiksaan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya