Berita

Shinzo Abe (kanan)/AP

Global

PM Jepang Buka Jalan Pemilihan Cepat 22 Oktober

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 16:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe membubarkan majelis rendah parlemen pada hari ini (Kamis, 27/9) dan membuka jalan untuk pemilihan cepat pada 22 Oktober mendatang.

Langkah Abe itu dipandang secara luas dilakukan untuk mengkonsolidasikan kembali cengkeramannya pada kekuasaan di dalam Partai Liberal-Demokrat yang berkuasa demi memperpanjang masa jabatan perdana menteri tahun depan.

Pembubaran parlemen dua kamar Jepang yang lebih kuat terjadi lebih dari setahun sebelum diwajibkan oleh undang-undang.


Kendati demikian, partai berkuasa menghadapi tantangan yang berkembang dari sebuah partai baru yang diluncurkan oleh Gubernur Tokyo Yuriko Koike minggu ini. Partai Harapan telah memberi semangat kepada beberapa pemilih, dan mendapatkan anggota parlemen yang memberontak dari partai oposisi utama.

Juur bicara majelis rendah parlemen Tadamori Oshima, membaca pernyataan pembubaran. Anggota semuanya berdiri dan meneriakkan "banzai" tiga kali dalam ritual pembubaran, lalu bergegas keluar dari aula pertemuan.

Beberapa menit setelah pembubaran, Abe membuat pidato yang berapi-api kepada anggota partai. Abe mengatakan bahwa dirinya mencari mandat publik mengenai kebijakan diplomatik dan pertahanannya yang ketat untuk menghadapi ancaman yang meningkat dari Korea Utara dan bahwa anggota partainya harus menyampaikan pesannya untuk mendapatkan dukungan dari para pemilih selama kampanye berlangsung.

"Pemilu ini adalah tentang bagaimana kita melindungi Jepang, kehidupan masyarakat dan kehidupan sehari-hari yang damai," kata Abe.

"Pemilu adalah tentang masa depan anak-anak kita," sambungnya seperti dimuat Associated Press.

Kabinet kemudian menyetujui pemilihan 22 Oktober untuk rumah rendah tingkat 475 kursi. Kamar lainnya, majelis tinggi, tidak bubar tapi ditutup sampai parlemen dikumpulkan kembali setelah pemilihan.

Dukungan untuk pemerintah Abe telah turun hingga di bawah 30 persen pada bulan Juli menyusul pertanyaan parlemen yang berulang kali mengenai tuduhan bahwa Abe membantu temannya mendapatkan persetujuan untuk membuka sebuah perguruan tinggi veteriner.

Jajak pendapat media baru-baru ini menunjukkan peringkat dukungan pulih menjadi sekitar 50 persen, dibantu oleh reses parlemen dan reshuffle Kabinet pada bulan Agustus yang menyingkirkan menteri pertahanan dan beberapa wajah tidak populer lainnya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya